Allahtidak memanggil orang orang yang mampu , tapu Allah memampukan orang - orang yang terpanggil untuk berkunjung ke Baitullah .. jadi jika kita Ikatpinggang yang mampu memenuhi tujuan ini adalah kebenaran dan Yohanes 17:17 mengatakan bahwa Firman Allah adalah kebenaran. Sehingga, ketika Allah memanggil, kita tidak mendengar karena pikiran kita tertuju pada “komitmen-komitmen” lain seperti pekerjaan, keluarga, study, dll. Yang terakhir dari perlengkapan senjata Allah tidak 84Likes, 18 Comments. TikTok video from Salva Achmad (@salvaachmad): ""Allah tidak memanggil yang mampu tapi Allah memampukan yang dipanggil" Mau umroh mudah, hidup ajaib, bisa umroh haji? Ikuti Kajian Keajaiban Rezeki, Gratis ! #CaffinoBaristan #umroh #f #umrahbarengsalva #umroharminareka". "Allah tidak memanggil yang mampu tapi Allah cash. Hai apa kabar? Semoga sehat semua ya teman-teman, amin. Oke kali ini saya pengen sharing sedikit tentang ibadah haji, salah satu ibadah yang sangat diidamkan oleh seluruh umat Islam. Beruntunglah orang-orang yang sudah pernah menginjakan kakinya di tanah suci, namun bagi yang belum semoga diberikan kesempatan oleh Allah beribadah ke Makkah, amin. Ibadah Haji menurut saya adalah ibadah ajaib, kenapa begitu?Karena kesempatan menjalankan rukun Islam ke lima ini adalah sebuah anugrah yang diberikan kepada siapa saja yang Allah kehendaki. Tanpa melihat status sosial, tanpa memandang fisik yang sehat atau sakit. Jika Allah sudah berkehendak maka siapapun bisa menginjakkan kaki ke tanah pernah dengar tukang bubur naik haji, atau tukang becak naik haji? Selain itu ada banyak kisah yang menjadi bukti bahwa haji itu tidak hanya di khususkan untuk kalangan tertentu. Saya pernah membaca ada kisah penjual nasi pecel dengan niatnya yang sungguh-sungguh akhirnya Allah mampukan untuk berangkat. Begitulah ketika keyakinan menjadi keajaiban yang nyata, siapapun yang Allah kehendaki berangkat, pasti akan berangkat. Sedikit falshback ke masa kecil, saya pernah diajarkan lagu rukun Islam yang lima dengan nada balonku. Lagu ini masih populer dikalangan anak-anak sekarang, lirik lagu versi kontemporer sudah tepat menurut saya dibandingkan lirik klasik yang saya pelajari dulu. Jadi lirik lagu rukun Islam waktu saya kecil dulu seperti ini, sambil nyanyi juga boleh yaRukun Islam yang lima Syahadat, shalat, puasa, zakat untuk si miskin, haji bagi yang kaya. Siapa belum shalat DoorrSiapa belum zakat, zakat untuk si miskin, Haji bagi yang kaya. Nah begitulah liriknya, hehehe. Saya gak tau ya apa hanya di daerah saya saja yang liriknya seperti ini, atau di daerah lain juga sama, saya kurang tau. Tapi begitulah yang diajarkan kepada saya dulu. Nah dari lirik itu saya akhirnya berpikir bahwa "haji itu untuk orang kaya aja, kalau gak kaya kan uangnya dikit, gimana mau berangkat kalau uangnya gak cukup" kebetulan di daerah saya, tepatnya di Bali, orang-orang yang pergi haji itu jarang banget, padahal lingkungan saya yang muslim ya banyak juga. Jadi saya jarang banget denger kisah-kisah orang yang pergi haji. Sampai pada akhirnya setelah lulus kuliah, saya punya kesempatan untuk bekerja di salah satu travel agen perjalanan haji dan umrah. Gak lama sih, tapi ya lumayanlah dari situ banyak pelajaran yang saya bertugas di salah satu cabang travel yang berlokasi di Mall, tepatnya di Royal Plaza Surabaya. Ya saya jaga kantor sekalian ngurusin persiapan calon jamaah yang mau berangkat, selain itu saya juga melayani calon jamaah yang bertanya terkait haji dan hati saya berdoa semoga suatu saat Allah panggil saya untuk bisa beribadah langsung ke tanah suci, jujur saja saya belum pernah keluar negeri, karena saya ingin Makkah menjadi tempat pertama saya menginjakan kaki saat keluar dari bumi pertiwi. Mohon bantu aminkan ya lanjut, jadi saat bekerja di travel agen perjalanan Haji dan Umrah, ada beberapa hal yang saya sadariBaca Juga Bernapas Tapi Tidak Memiliki RuhOrang yang Mampu Belum Tentu Bisa Pergi Haji/UmrahKenapa saya bisa bilang begini, karena waktu bekerja saya pernah kedatangan beberapa calon jamaah, mohon maaf saya tidak bisa menyebutkan nama, takut melanggar kode etik jurnalistik, cieehhh. Ya intinya ada beberapa jamaah yang datang ke kantor, tanya-tanya tentang umrah. Tapi waktu itu ada satu calon jamaah yang unik nih, jadi pertama kali beliau menanyakan harga, setelah saya informasikan harganya beliau terlihat tertarik. Tapi beliau ini kelihatan bingung, lantas beliau bilang begini "Pengen sih mbak berangkat, tapi saya takut mbak" "Loh kenapa takut pak, kan bapak mau ibadah?" "Sebenernya kalau mau berangkat sih bisa aja mbak, uang juga ready, tapi saya takut. "Takut apa pak" "Iya takut mbak, soalnya beberapa teman saya yang sudah berangkat itu sampai disana kayak dapat balasan gitu dari perbuatan dosanya. Jadi saya takut mbak, belum siap. Bahkan mbak ya ada teman saya yang baru berangkat pulang-pulang itu tangannya kejepit pintu mobil". Saya takut diazab juga dalam hati saya antara pengen ketawa ya Allah kok malah pengen ketawa sih, tapi heran juga ternyata yang punya uang banyak juga belum tentu bisa berangkat, karena harus melawan diri dan pikirannya bapak itu minta pendapat saya, ya saya jelaskan ke bapaknya tentang hakikat seseorang beribadah, ya saya rasa semua kembali ke niat masing-masing ya. Saya tidak hanya satu kali menemukan calon jamaah seperti ini, ada beberapa yang memang dari segi rohaninya belum siap untuk pergi ke rumah Allah. Saya juga bertanya kepada rekan kerja yang lebih senior dan memang banyak yang belum bisa pergi haji dan umrah, bukan karena masalah uang, tapi masalah rohani dari diri sendiri. Jamaah yang Super DetailYa sekedar buat nambahin isi tulisan saya, keunikan calon jamaah yang saya temui selain takut berangkat karena masalah rohani, ada juga yang bertanya sampai ke akar-akarnya hehe. Jadi ada juga calon jamaah yang super detail bertanya gak hanya masalah harga, hotel, dan maskapai tapi beliau juga nanyain CD apa nanti yang bakal disediain saat di pesawat. Bahkan beliau request, kalau saat perjalanan jangan disetelin ceramah atau shalawat, mintanya disetelin yang lain katanya yang lebih seru biar waktu perjalanan gak ngantuk. Nah detail banget kan pertanyaannya, begitulah kira-kira pengalaman singkat saya bekerja di salah satu travel agen perjalanan haji dan umrah. Singkat tapi sangat berkesan buat saya, dari situlah saya sadar bahwa ibadah haji dan umrah ternyata bukan perkara orang kaya atau tidak, karena yang kayapun belum tentu Allah panggil, tapi Allah bener-bener memampukan yang juga Belum Bisa Ngomong JowoBuka Travel Perjalanan Haji dan UmrahAlhamdulillah saat ini saya diajak bekerja sama dengan saudara dalam bidang yang sama yaitu perjalanan ibadah haji dan umrah. Sekalian promosi dikit boleh lah ya hehe, barangkali teman-teman pembaca lagi cari travel agen yang amanah. Karena kasus penipuan travel haji dan umrah udah sering banget ya kan. Jadi sebagai calon jamaah pasti harus lebih selektif memilih travel agen, supaya gak ketipu gitu ya. Saya mau kenalkan Alkhan Tour, travel milik saudara saya, jadi kalau mau tanya-tanya juga bisa melalui saya di 085875414861 dijamin amanah no tipu-tipu ya. Saudara saya emang udah lama banget buka travel perjalanan haji dan umrah. Sampai akhirnya saya dipercaya untuk buka cabangnya di Bali. Kalau tertarik bisa langsung japri kontak saya diatas ya. Oke mungkin itu aja yang bisa saya share kali ini, nantikan konten saya yang lainnya ya, saya harap para pembaca nyaman dengan tulisan saya, jika ada kritik dan saran, dengan senang hati saya tunggu di kolom komentar. September 10, 2016September 9, 2016 Renungan Keluarga Allah Sabtu, 10 September 2016 BACAAN HARI INI Mazmur 681-36 RHEMA HARI INI Mazmur 6829 Kerahkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, tunjukkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, Engkau yang telah bertindak bagi kami. Sebagai anak Tuhan, tentu kita rindu agar hidup kita dipakai untuk memuliakan nama-Nya. Namun, ketika Tuhan memanggil kita, seringkalinya kita memberikan jawaban yang berlawanan dengan Nabi Yesaya. “Tuhan, ini aku, utuslah dia.” Mungkin sebenarnya kita ingin melakukannya, tetapi tiba-tiba saja kita merasa tidak layak. Kita merasa bahwa seseorang atau orang-orang lain di sekitar kitalah yang lebih mampu melakukannya. Dia lebih pandai. Mereka lebih bertalenta. Singkatnya, kita merasa bahwa itu bukanlah bagian kita. Kita lupa, bahwa Allah tidak memanggil kita karena kemampuan kita. Justru Dialah yang akan memampukan kita. Yang jadi masalah adalah apakah kita mau atau tidak. Apakah kita bersedia untuk memenuhi panggilanNya? Ketahuilah, bahwa ketika Tuhan memanggil kita, Dia tidak sedang bermain dadu. Bukan sebuah probabilitas. Namun Dia telah merencanakannya sedemikian rupa sejak sebelum dunia dijadikan. Dia telah memilih setiap dari kita untuk suatu tugas khusus. Dia jugalah yang telah menenun kita di dalam kandungan. Tentu Dia sudah menaruh benih-benih yang akan memperlengkapi kita dalam memenuhi rencana dan panggilan-Nya. Di dalam Alkitab, kita dapat membaca berbagai kisah di mana Tuhan memilih beragam orang untuk rencana besar-Nya. Mereka yang dipilih-Nya adalah bermacam pribadi yang memiliki kekurangan dan kelemahan mereka tersendiri. Dari seorang kakek tua, penipu, anak manja, pembunuh, pelacur, janda, nelayan, sampai pemungut cukai dan bahkan pembantai. Di masa kini, kita mengenal Nick Vujicic yang terlahir tanpa lengan dan kaki. Mereka adalah bukti nyata bahwa Tuhan dapat memakai siapa saja secara luar biasa. Seperti semua tokoh itu, Tuhan menciptakan kita berbeda-beda. Setiap dari kita memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dikaruniai talenta dan kemampuan yang berlainan. Tepat seperti yang direncanakan-Nya. Ya, kita tidak perlu menjadi sempurna untuk memenuhi panggilan Tuhan. Sebab, di dalam kelemahan kitalah kuasa-Nya menjadi sempurna. RENUNGAN Ini waktunya untuk berhenti banyak bicara dan MULAI BERGERAK. APLIKASI Apakah ada sesuatu yang Tuhan minta dari Anda, tetapi Anda masih ragu? Kenapa? Menurut Anda, kenapa Tuhan sering memakai orang-orang biasa untuk melakukan berbagai macam perkara besar? Komitmen apa yang dapat Anda ambil untuk mulai bergerak demi memenuhi panggilan Tuhan? DOA UNTUK HARI INI “Terima kasih, ya, Tuhan, pada hari ini Engkau telah mengingatkan kami bahwa siapa pun kami, apa pun keterbatasan kami, Engkau tetap memilih kami. Terima kasih karena Engkau telah melayakkan kami untuk rencana-Mu. Tuhan, beri kami kekuatan untuk dapat mulai melangkah dan memenuhi panggilan-Mu dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Keluaran 19-21 Home RSI Sultan Agung Semarang RSI Sultan Agung Banjarbaru Hospital TV KEPK HomeBlogHospital TVDimampukan Ibadah Haji ke Mekkah Atas Izin Allah Santri Mengaji TRIJI Allah tidak MEMANGGIL orang-orang yang MAMPU tapi Allah MEMAMPUKAN orang-orang yang TERPANGGIL untuk berkunjung ke Baitullah ka’bah. Yakinlah bahwa Allah tidak memanggil orang-orang yang mampu tapi Allah memampukan orang-orang yang terpanggil. Untuk bisa menjadi yang “terpanggil” niat saja tidak cukup. Harus dengan “niat dan keinginan yang kuat” yang dimanifestasikan dalam tindakan kita. Berdoa setiap waktu dan mengerahkan segenap tenaga dan usahanya untuk bisa pergi ke Baitullah. Keinginan yang kuat akan menuntun kita ke jalan menuju Baitullah. What you can read next Tinggalkan Balasan AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4 Semarang 50112 Jawa Tengah, Indonesia Telp. +6224 6580019 Fax. +6224 658 1928 Hotline Service +62821 1155 2424 IGD +6224 6593452 SOCIAL MEDIAIkuti Rumah Sakit Sultan Agung Dalam © 2021 RSI SULTAN AGUNG. All rights reserved.

allah tidak memanggil yang mampu