Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Provinsi Lampung menggelar nonton bareng film Salawaku, di XXI Mall Bumi Kedaton, Bandarlampung, Kamis (23/2/2017). Ketua DPW BM PAN Lampung Joko Santoso mengatakan, gelar nonton bareng ini serentak diadakan di 20 provinsi di Indonesia. Pihaknya hendak mengajak seluruh Sebuahroad movie yang mengenalkan keindahan pulau Seram dan sekelilingnya serta perkembangan karakter para tokohnya.Belum banyak sineas Indonesia yan Salawaku: Road Movie Berlatar Pulau Seram Halaman 1 - Kompasiana.com REPUBLIKACO.ID, JAKARTA -- Organisasi Perempuan Amanat Nasional (PUAN) menggelar nonton bareng film drama terbaru Salawaku. Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan PUAN dalam mendukung ekonomi kreatif Tanah Air, khususnya film-film karya anak bangsa. 'Kita harapkan tentunya bisa mendorong perkembangan industri kreatif bangsa sendiri,' ujar Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu. SalawakuSebuah film tentang seorang anak laki-laki asli Maluku bernama Salawaku dan seorang wanita metropolitan modern kaya dari Jakarta, bernama Saras, memulai perjalanan untuk menemukan saudara perempuan Salawaku yang hilang secara lebih banyakSutradara Pritagita ArianegaraPemain Karina Salim, Elko Kastanya, JFlow, RaihaanunTrailerKonten SejenisKamu belum melakukan verifikasi akun. Silahkan periksa email Kamu dan ikuti langkah verifikasi melalui SMSVERIFIKASI SMSDengan memverifikasi email, Anda dapat melakukanUpload vidio dengan ukuran yang lebih besar Synopsis A road movie about a boy, Salawaku, and a wealthy modern metropolitan woman from Jakarta, named Saras, on a journey to find Salawaku's lost sister. Cast Crew Details Genres Releases Cast Director Writers Editor Cinematography Art Direction Composer Sound Costume Design Country Language Genres Theatrical 23 Feb 2017 Indonesia Indonesia Popular reviews More Dibuat oleh director wanita Indonesia, kisah cinta yang ada dalam film ini terasa begitu personal karena mewakili banyak suara wanita yang ingin meminta kejelasan dlm berhubungan. wanita korban php Keindahan Ambon tercapture dengan epic tapi sayang bgt ya film ini masih saja ngecapture ketertinggalan teknologi dan intelektualitas padahal settingan taun 2015an lhoo, hal yang menarik dari film ini adalah walaupun kita beda identitas tapi punya kisah cinta yg sama “Hidup itu cuma tentang meninggalkan dan ditinggalkan”Sebuah film “road movie” yang penuh akan perjalanan rasa yang indah juga menggetarkan. Film Indonesia satu ini bisa dibilang cerita yg simple dalam sebuah petualangan yg bisa dibilang "road movie" dengan interaksi antar pemainnya yg tampak natural dibalut cinematography yg ciamik serta menampilkan keindahan Indonesia Timur. Debut Pritagita Arianegara yang cukup menarik dengan mengangkat pemandangan eksotis nan indah di sekitar pulau Seram, Maluku. Dikemas dengan pendekatan ala road-movie atau lebih tepatnya boat-trip-movie, film ini sebenarnya berpotensi melahirkan sesuatu yang otentik dan bermakna mendalam namun sayangnya, seperti ada bagian yang hambar dan kurang tergali penokohan, hubungan antar karakter, konflik dst. Indah dan adem banget suasananya. Walaupun aku nggak begitu ngeh sama beberapa dialognya yang pake bahasa Maluku karena nggak ada subtitle yang bisa jadi penolong, overall this film is so personal, simple, calming, and beautiful by the nature."Nanti kalo udah gede, kamu harus jadi kayak sampan. Dia walaupun kecil, digangguin sama banyak ombak, tapi dia tetep kuat.""Nanti kamu kalo udah gede, kamu juga bakal tau kalo hidup itu cuma tentang ditinggalkan sama meninggalkan." " Hats off to the successful attempt of Eastern Indonesia's beauty exploration effort. No frames in this film are wasted. Too pretty to don't mind some voice-over flashback in the film, especially the ones that cover my favorite subject mauvaise foisfeel-good sweet dan memanjakan mata😍 Jujur, gua kurang suka film2 yang modelnya kaya gini, karna gua takut bosen sama alur yang gtu2 aja. Tapi ternyata engga, film ini berhasil membuat gua terpukau, mulai dari akting, sinematografi serta keindahan maluku. Bukan cuma itu, alur cerita yang dihadirkan dsni juga seru buat diikutin dan jangan terlalu ber ekspektasi tinggi saat menonton film ini. Real good! Gorgeously shot road-trip drama. Perhaps one too many melodramatic reveals but this I had a good time and was very surprised. careless plot development, character motives too fickle, the whole persona of the tourist girl was kinda the alluring scenery, in the end it simply adds nothing to the of all whatsup with these people casually stepping into the water with their shoes on SALAWAKU is a sweet, fun road film set in the wilderness of Maluku's greatest gem. Flowing perfectly as it unravels series of complex threads and showcases its fluent, exotic casts. Satu lagi karya yang mampu memperlihatkan indahnya Indonesia. Melalui perjalanan Salawaku dan Saras mencari Binaiya, kakak Salawaku, kita diajak mengelilingi dan menikmati cantiknya Pulau Seram, gambar yang apik dan efek suara yang jernih membuat deburan ombak, segarnya aliran air sungai dan tarian rumput di perbukitan terasa begitu setelah ini pariwisata Maluku mendadak melonjak, itu akan tidak mengherankan, karena saya sendiri pun telah memasukannya dalam "Travel Wishlist" gaya dan tutur kata orang Ambon di sini pun sangat menghibur dan menambah hidup suasana. Tapi, saya kurang "sreg" dengan kepelikan cerita Saras. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Bentangan laut dengan warna air membiru, sebuah sampan sederhana membelah di tengah. Kecipak air pada ombak tenang, menggiring sampan bergerak sedikit demi sedikit ke depan. Bukit karang muncul di pinggiran, mematung tegar tak goyah deburan. Sungguh memanjakan indera penglihatan, ketika penonton diajak melihat dari perempuan muda, bergegas mengayuh dayung seorang diri. Pada wajah terbakar terik, terbias raut ketakutan yang sangat. Berkejaran nafas tersengal, seolah ada yang menghantui nama perempuan malang, berlari mengasingkan diri dari kampungnya. Atas kesalahan yang dibuat, telah mencoreng nama baik diri menjadi buah mulut warga. Salawaku lelaki tanggung, pergi mencari kakak perempuan yang pergi. Salawaku menempuh perjalanan jauh, mencapai tempat yang belum dijamahnya. Pada tengah perjalanan bertemu Saras, remaja Jakarta sedang berlibur. Sebagai dua orang asing, keduanya memiliki perbedaan usia beda tujuan dan karakter. Keadaan semakin rumit, ketika Kawanua datang di tengah perjalanan. Rasa cinta, memompa energi Salawaku mencari kakaknya. Rasa cinta pula, menumbuhkan keberanian lelaki jelang puber musti nonton film Salawaku, untuk membuktikan isi tulisan saya di atas—hehehe. Serentak diputar di bioskop tanah air, mulai tanggal 23 Februari satu kata yang terlintas di benak saya. Pemandangan pulau Seram Maluku, begitu keren tak kalah dengan panorama daerah lain di Indonesia. Pepohonan menghijau, pucuk daun padi tertiup angin, laut bersih membentang, bebukitan ranum, keindahan taman bawah laut, sungguh begitu memukau pemandangan. Oh Indonesiaku yang permai, bak tempat penuh cukilan nirwana. Prigtagita Arianegara selaku Sutradara, tampak sangat detil dalam memilih lokasi adegan per adegan film Salawaku. Setiap scene yang ditampilkan, tak urung mengundang decak pada latar alamnya. Atas kerjasama yang apik ini, mengantar nama Faozan Rizal sebagai Pengarah Sinematografi terbaik FFi 2016 untuk film Salawaku. sumber, Akting sangat prima, ditunjukkan oleh Raihannun yang beperan sebagai Binaiya. Perempuan berdarah Bugis Minang ini, tampil memukau seperti gadis asli garis dan warna kulit wajah, pada tebal bibir, gaya rambut berombak, sungguh merepresentasikan warga Pulau Seram. Dialek maluku beserta bahasa daerah, berhasil ditaklukkan oleh istri Teddy Soeriatmaja. Saya sempat pangling, sambil memastikan pada teman di kursi sebelah. 1 2 Lihat Lyfe Selengkapnya

nonton film salawaku 2017